Home Entertainment Film 5 Rekomendasi Film Thriller Indonesia yang Meraih Penghargaan di Luar Negeri

5 Rekomendasi Film Thriller Indonesia yang Meraih Penghargaan di Luar Negeri

277
0
SHARE
Potret setelah adegan chrismas dinner scene Pintu Terlarang.
Foto: twitter/jokoanwar

Diamma.com- Berkreasi dengan seni salah satunya melalui film merupakan sebuah karya yang patut diapresiasi. Sekilas, ternyata Indonesia sendiri mempunyai beberapa film dengan genre horor/thriller yang mendapatkan penghargaan dari luar negeri.

sutradara kawakan tanah air yakni Joko Anwar dengan mahakaryanya pernah sukses meramaikan festival film di kancah internasional. Kali ini Diamma.com merekomendasikan lima film horo/thriller yang meraih penghargaan di kancah Internasional.

1. Sebelum Iblis Menjemput

Poster film Sebelum Iblis Menjemput dengan aktris Pevita Pearce.
Foto: Instagram/sebelumiblismenjemput

Rekomendasi pertama adalah karya sutradara Timo Tjahjanto, film yang rilis pada tahun 2018 ini sukses mendapatkan penghargaan di perhelatan festival film Eropa yakni ‘SITGES – International Fantastic Film Festival of Catalonia 2018’. Film yang dibintangi oleh beberapa aktris ternama tanah air seperti Chelsea Islan dan Pevita Pearce ini sukses menyabet kategori film terbaik di ‘Midnight Xtreme’.

Film “May The Devil Take You” dengan nama Internasionalnya menyajikan unsur gore yang juga membawa film ini mengikuti perhelatan lain yaitu ‘L’Etrange Festival’ ke-24 di Paris, BFI London Film Festival 2018, serta Fantastic Festival’ 2018 di Amerika Serikat.

2. Pengabdi Setan

Poster film Pengabdi Setan.
Foto: Rapi Films.

Kedua, film yang disutradari oleh Joko Anwar ini merupakan hasil remake atau pembuatan ulang dari film dengan judul yang sama pada tahun 1980 silam. Film horor yang dirilis pada 2017 ini mampu menjadikannya film Indonesia terlaris pada tahun tersebut. Tak hanya itu, film ini juga ditayangkan di beberapa negara lain seperti Malaysia, Singapura dan Amerika Serikat.

Dibintangi oleh Tara Basro, film ini sukses meraih penghargaan Film Terbaik di ajang ‘Overlook Film Festival 2018’ dan menjadi Film Horor Terbaik di ajang Toronto After Dark Film Festival 2018 di Kanada. Selain kancah internasional, film ini juga mendapatkan 13 nominasi, dan berhasil memenangkan 7 diantaranya dalam ajang Festival Film Indonesia 2017.

3. Modus Anomali

Cuplikan adegan Modus Anomali.
Foto: Lifelike Pictures

Film ketiga yang juga merupakan karya dari Joko Anwar yaitu Modus Anomali dirilis pada tahun 2012. Film bergenre thriller ini menggemparkan dunia karena berhasil mendapatkan penghargaan ‘Bucheon Award’ di ajanng ‘Network of Asian Fantastic Film’ (NAFF).

Melansir dari kompas.com, kabar dari LifeLike Picture menyebutkan Modus Anomali menyisihkan 23 proyek film kompetitor yang telah diseleksi dari sekitar 100 proyek dari mancanegara, termasuk dari Amerika Serikat, Jepang, Taiwan, Hongkong, Malaysia, dan Afrika Selatan.

Tak hanya itu, di Inggris film ini diubah judulnya menjadi “Ritual”. Diperankan oleh Rio Dewanto, film ini cukup menguras tenaga para penontonnya, menegangkan tapi membuat berpikir di akhir.

4. Rumah Dara

Adegan kekerasan dan sadis Shareefa Daanish di Rumah Dara.
Foto: twitter.com/paradigmafilm

Sebelas tahun sudah film Rumah Dara dirilis, Mo bersaudara mengusung karya yang satu ini dengan genre horor. Film yang berjudul internasional “Macabre” ini berhasil memenangkan katergori Film Internasional Terbaik di Phoenix, Arizona 2007.

Tak hanya itu, Shareefa Daanish juga memenangkan katergosi Aktris Terbaik dalam ‘Puchon International Fantastic Film Festival’ di tahun yang sama. Sepanjang film berisikan adegan kekerasan dan sadis. Maka dari itu di Malaysia, film ini dicekal karena tema yang dianggap bertentangan dengan hukum sensor di Malaysia.

5. Pintu Terlarang

Potret setelah adegan chrismas dinner scene Pintu Terlarang.
Foto: twitter/jokoanwar

Rekomendasi film terakhir adalah suatu mahakarya film pada tahun 2009 yang mendapatkan respon positif di kancah Internasional terutama di banyak festival. Dibintangi oleh Fachri Albar, Marsha Timothy serta Ario Bayu film ini berhasil meraih penghargaan ‘Best of Puchon di Puchon International Fantastic Film Festival’ di tahun yang sama.

Film yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karangan Sekar Ayu Asmara juga terpilih sebagai official selection Golden Kannaree Award di Bangkok International Film Festival 2009. Dengan alur film yang lambat, dibalut dengan skoring film yang apik sepanjang film kita dibuat tegang serta mikir diujung cerita.

Nah, itu dia Diammania beberapa rekomendasi film bergenre horor/thriller yang cocok buat temenin kamu untuk mengisi waktu saat di rumah aja.

Penulis: Nafis Arsaputra
Editor: Donny Alamsyah