Home Travel Kuliner Catat! Berikut Rekomendasi Oleh-oleh Jika Berkunjung ke Bandung

Catat! Berikut Rekomendasi Oleh-oleh Jika Berkunjung ke Bandung

104
0
SHARE
Kue balok dengan beragam varian rasa. Foto: Instagram/kuebalokparikesitbdg

Diamma.com – Wisata Bandung yang kian berkembang menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata pilihan. Beragam bangunan, kebudayaan, objek wisata, hingga kuliner khasnya menjadi primadona tersendiri bagi para wisatawan. Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Kota Kembang apabila tidak membawa buah tangan yang khas.

Berikut ini telah dirangkum beberapa buah tangan yang laris dan disukai oleh wisatawan.

1. Peuyeum Bandung

Peuyeum atau nama lain dari tapai singkong ini merupakan salah satu kuliner tradisional khas Kabupaten Bandung, tepatnya Kecamatan Cimenyan. Peuyeum berbahan dasar singkong yang difermentasi. Cara ini mulanya diterapkan sebagai bentuk upaya meminimalisirkan pembusukan pada singkong yang tidak terpakai.

Pengolahan dari peuyeum sendiri tidak sulit, karena hanya membutuhkan tiga bahan yaitu umbi singkong, ragi, dan juga air. Hanya memotong bagian ujung atas dan bawah dari singkong adalah bentuk utama yang akan dijadikan sebagai tapai singkong. Setelah bersih, singkong direbus sebanyak dua kali dengan lama perebusan 1,5 jam dan 1 jam.

Kemudian setelah itu masuk dalam proses fermentasi dengan menaburi ragi lalu mendiamkannya selama kurang lebih 2-3 hari pada wadah beralas daun pisang. Teknik ini dilakukan guna menghasilkan peuyeum yang bertektur empuk serta manis.

Oleh-oleh kuliner peuyeum sangat mudah dijumpai. Sebab hampir disetiap toko oleh-oleh menjualnya. Bahkan di pinggir jalan yang ramai dengan para wisatawan seperti pasar, terminal, dan juga stasiun terdapat penjaja peuyeum ini. Biasanya akan langsung menarik perhatian, sebab ia menjajakannya dengan menggantung di depan pelatakan toko.

Harganya pun cukup terjangkau berkisar pada harga 15.000 untuk satu kilogram tapai singkong Bandung. Cocok dijadikan teman santai bersama secangkir teh hangat. Kuliner satu ini biasa dijadikan oleh-oleh karena dapat bertahan 2-3 hari dari setelah Anda membelinya.

Menikmati peuyeum juga ada cara lain, yang biasa dikenal dengan sebutan Colenak. Colenak ini merupakan peuyeum atau tapai singkong yang dibakar, kemudian disiram dengan gula merah dan taburan parutan kelapa. Bukan hanya itu ternyata tapai singkong memiliki manfaat untuk kesehatan lho, seperti sumber probiotik, pencegah anemia, meningkatkan sistem syaraf dan otot, membantu proses diet, hingga menjaga fungsi pencernaan.

2. Kue Balok

Kalau kuliner kue balok yang satu ini memang sudah tidak begitu asing lagi dibeberapa daerah. Kini kue balok sudah menjalar ke berbagai daerah, tentu dengan perkembangan varian rasa yang semakin kekinian. Tapi jangan salah, karena kue balok merupakan salah satu jajanan legendaris yang berasal dari Jawa Barat.

Bentuknya yang persegi panjang layaknya balok, serta diisi pada bagian tengah kue dengan berbagai pilihan rasa. Biasanya yang paling dicari adalah rasa coklat. Namun kini sudah banyak varian lain seperti keju, red velvet, bahkan ubi cilembu.

Bagi pecinta makanan manis, kue balok sangat pas dijadikan camilan dikala santai atau berkumpul. Teksturnya yang lembut dan empuk, serta memiliki cita rasa yang cukup manis namun tak berlebih.

Kini kue balok juga sudah mudah didapat. Tak hanya pada penjual kaki lima tetapi sudah ada dibeberapa pertokoan atau sentra oleh-oleh Bandung. Rata-rata harganya berkisar dari Rp25 ribu – Rp30 ribu, sesuai topping atau rasa yang dipilih.

3. Tahu Susu Lembang

Melipir ke kawasan Bandung Barat tepatnya Lembang, tak ada salahnya mencicipi sekaligus menjadikan Tahu Susu khas sebagai buah tangan Anda.

Tahu susu lembang sudah amat terkenal akan rasanya yang gurih dan lezat, serta tekturnya yang kenyal nan lembut. Tahu susu juga dibuat dengan campuran susu sapi asli, sehingga menghasilkan rasa gurih dan lembut.

Untuk harga tahu susu lembang sendiri berbeda-beda, namun pada umumnya berkisar dari Rp20 ribu – Rp35 ribu (tergantung jenis). Wisatawan dapat membelinya dalam bentuk mentah ataupun sudah matang. Namun, tahu susu ini sangat pas jika dinikmati selagi hangat sebagai peneman minum kopi atau teh.

4. Pisang Bolen

Pisang bolen Kartika Sari rasa kacang hijau. Foto: kartikasari.com

Pisang Bolen tampak serupa dengan salah satu kudapan yang biasa disebut dengan molen. Bedanya roti bolen terbuat dari tepung terigu, margarin, korsvet, gula pasir, dan tentunya air. Bolen sendiri merupakan roti yang cara memasaknya dengan dipanggang, sehingga menghasilkan unsur renyah pada bagian atas roti.

Kini Pisang Bolen kian berkembang dengan berbagai isian rasa yang menarik, seperti durian, keju, coklat, dan lainnya. Tekstur yang dimilikinya garing dan lembut, serta gurih dan manis dalam satu gigitan.

(Baca Juga: Saat ke Bali Pastikan Kamu Beli 4 Buah Tangan Ini)

Di Bandung yang terkenal akan pisang bolennya ada pada salah satu pusat oleh-oleh ternama yakni Kartika Sari. Kisaran harganya mulai dari Rp50 ribu hingga Rp70 ribu.

5. Kopi Aroma

Bagi para penikmat kopi tentu akan tahu tentang Kopi Aroma. Kopi ini sudah berdiri sejak tahun 1930-an. Melansir situs resmi Kopi Aroma Bandung, dijelaskan bahwa teknik sebelum penggilingan atau pengolahan inilah yang membedakannya dengan kopi lainnya.

“Setelah dibeli dan dibersihkan, biji kopi aroma ini disimpan selama paling tidak 8 (delapan) tahun untuk Kopi Arabika dan 5 tahun untuk Kopi Robusta sebelum mulai diolah,” tertulis dalam keterangan situs resmi Kopi Aroma Bandung.

Hal ini dipercaya dapat mengurangi tingkat asam pada biji kopi, sehingga terkesan lebih netral rasa yang akan dikeluarkan pada biji kopi tersebut. Teknik penggilingannya pun masih terbilang tradisional. Hal ini juga terbawa hingga pada identitas kemasan dan bangunannya yang masih amat terasa kuno.

(Baca Juga: Tempat Makan Berlatar Sawah di Bali, Favorit Artis Hingga Presiden RI)

Untuk menemukan Kopi Aroma ini, Anda dapat langsung mendatangi kawasan toko beserta pabriknya sekaligus yang tertelah di Jalan Banceuy No. 51, Bandung.

5. Serba Serbi Cenderamata

Tak lengkap rasanya jika ke Bandung tapi tidak berburu cenderamatanya, seperti aksesoris dari kerajinan tangan, pakaian, kerajinan kulit, hingga souvenir layaknya wayang ataupun angklung. Jika bingung ingin mencari berbagai perlengkapan untuk dijadikan buah tangan, Anda bisa mengunjungi pusat perbelanjaan dengan sederet pertokoan yang terbilang banyak dan juga terkenal. Ya, apalagi kalau bukan Cihampelas Walk.

Kerap disebut dengan Ciwalk ini bisa menjadi destinasi Anda untuk mencari cinderamata ataupun melipir ke factory outlet yang tersedia. Kerajinan tangan dan kulit yang khas Bandung, serta pakaian yang terkenal akan kualitasnya yang bagus namun harga tetap terjangkau.

Selain di Ciwalk, ada beberapa pusat pertokoan lain yang dapat dijadikan referensi untuk berbelanja cinderamata, seperti Jalan Cibaduyut salah satunya.

Penulis: Wiji Adinda Putri
Editor: Rahma Angraini