Home News Nasional BOR untuk Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Menurun Jadi 42 Persen

BOR untuk Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Menurun Jadi 42 Persen

147
0
SHARE
Ilustrasi penanganan Covid-19 oleh tenaga kesehatan. Foto: Shutterstock/FunKey Factory

Diamma.com- Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur untuk isolasi Covid-19 pada 140 RS di DKI Jakarta menurun. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria bahwa keterisian tempat tidur untuk isolasi turun menjadi 42 persen dan keterisian ruang ICU 63 persen.

“Alhamdulillah BOR atau okupansi keterpakaian (tempat tidur isolasi) 4.409, turun lagi sudah 42 persen. Ruang ICU (terpakai) 1.198, turun lagi 63 persen,” kata Riza di Mako Cafe, Jakarta Selatan, Minggu (8/8), mengutip detik.com.

Selain itu, Riza juga menyebutkan bahwa vaksinasi di DKI Jakarta telah mencapai 8,2 juta warga. Hal itu juga didukung oleh mudahnya akses warga dalam mendapatkan vaksin Covid-19.

“Dari data yang ada sudah lebih dari 8,2 juta jadi hampir seluruh warga Jakarta seluruhnya sudah vaksin,” sebutnya.

Dalam kesempatannya, Riza turut menyampaikan bahwa pemprov DKI saat ini telah menerapkan syarat wajib vaksin dalam beraktivitas di sejumlah fasilitas umum. Tentunya, ia mengatakan jika pemberlakukan tersebut tidak akan memberatkan warga.

“Jadi pemberlakuan kartu vaksin bagi warga sebetulnya tidak memberatkan karena hampir seluruh warga bisa dapat vaksin,” imbuhnya.

Penulis: Rahma Angraini
Editor: Rianty Danista