Home Sorot Jarang Terjadi, Berikut Fenomena Langit yang Dapat Diamati di Bulan Juni

Jarang Terjadi, Berikut Fenomena Langit yang Dapat Diamati di Bulan Juni

90
0
SHARE
Ilustrasi fenomena supermoon di suatu daerah. Foto : radaltegal.com/net

Diamma.com- Dampak dari masih adanya penambahan kasus Covid-19 di Indonesia mengakibatkan sebagian besar masyarakat harus tetap beraktivitas di rumah sampai saat ini. Meski begitu, kita akan disuguhkan beberapa fenomena alam yang menakjubkan di sepanjang bulan Juni 2020 ini.

Diamma.com telah merangkum 4 fenomena langit yang dapat diamati pada bulan Juni 2020. Yuk simak, Diammania!

1. Gerhana Bulan Penumbra (GBP)


Ilustrasi Gerhana Bulan Penumbra. Foto : langitselatan.com

Gerhana Bulan Penumbra (GBP) adalah fenomena ketika bulan masuk ke wilayah penumbra bumi. Sedangkan, penumbra sendiri diartikan sebagai bayangan kabur ketika terjadi gerhana.

Fenomena GBP ini dapat diamati dari seluruh Indonesia pada 6 Juni 2020  pukul 00.46 WIB dan berakhir pukul 04.04 WIB. Untuk mengamati fenomena GBP tidak diperlukan kacamata berfilter khusus karena cahaya bulan tidak membahayakan bagi mata.

2. Gerhana Matahari Cincin


Ilustrasi Gerhana Matahari Cincin. Foto : Istockphoto/DKosig

Fenomena berikutnya adalah Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang diprediksi terjadi pada 21 Juni 2020 mendatang. Fenomena GMC ini hanya akan melewati negara-negara di wilayah Asia dan Afrika. Tetapi di Indonesia GMC akan nampak sebagai Gerhana Matahari Sebagian (GMS) saja. GMS di Indonesia dapat diamati pada pada sore hari menjelang matahari terbenam.

3. Waktu Terbaik Melihat Merkurius


Ilustrasi sistem tata surya. Foto : Wikipedia.or

Pada 6 Juni 2020 selain terdapat fenomena Gernaha Bulan Penumbra, Diammania juga dapat melihat merkurius selepas matahari terbenam. Merkurius merupakan planet yang sulit dilihat karena posisinya paling dekat dengan matahari. Namun pada  6 Juni mendatang, merkurius akan mencapai sudut elongasi terjauhnya dari matahari yaitu 22 derajat.

Hal tersebut mengakibatkan merkurius dapat dilihat walaupun jika dipandang dengan mata telanjang hanya seperti titik cahaya saja karena jaraknya yang jauh dari bumi. Tetapi untuk mendapatkan hasil yang lebih jelas, Diammania dapat menggunakan teleskop.

4. Formasi Segitiga Bulan-Jupiter-Saturnus


Ilustrasi konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus yang membentuk formasi segitiga. Foto : infoastronomy.org

Pada fenomena ini, Diammania dapat mengamati bulan, jupiter, dan saturnus yang tampak berdekatan di langit bumi karena ketiganya berada di arah yang sama atau berada di titik konjungsi. Ketiganya akan membentuk formasi segitiga yang dapat diamati pada 8 Juni 2020 pukul 22.00 waktu setempat daerahmu hingga matahari terbit pada 9 Juni 2020.

Untuk melihat jupiter dan saturnus dengan jelas, Diammania dapat menggunakan teleskop. Karena pengamatan dengan mata telanjang pada kedua planet ini akan terlihat seperti bintang saja.

Penulis: Audria Dwi Kusuma
Editor: Indira Difa Maharani