Home Sorot Pameran Fotografi Jalanan Karya Erik Prasetya

Pameran Fotografi Jalanan Karya Erik Prasetya

992
0
SHARE
Erik Prasetya
Erik Prasetya

Diamma.com – Erik Prasetya merupakan seorang  fotografer yang dianggap paling berpengaruh di Asia berdasarkan survei dari Invisible Photographer Asia (IPA) dalam 20 Most Influential Asian Photografers 2012. Pada tanggal 18-31 Januari 2015 di Galeri Salihara, Jakarta Selatan, Erik pun menggelar pameran fotografinya yang  mengangkat konsep Estetika Banal.

Estetika banal sendiri adalah konsep yang dirumuskan Erik Prasetya dalam mendekati Jakarta dengan fotografi jalanan.Erik telah membuat “catatan fotografis” Jakarta sejak 25 tahun yang lalu. Selain itu, konsep ini pun memberikan cara melihat estetika secara lebih luas lewat rekaman fotografi terhadap dinamika gerak manusia dan elemen-elemen lain dalam keseharian yang banal.

Hasil jepretan tangan Erik yang dipamerkan yaitu tentang hal-hal yang sering terlihat dan tidak asing lagi di Jakarta seperti kemacetan, polusi, hingga sampah yang berserakan di pinggir jalan. Foto-foto tersebut dianggap menjadi suatu hal yang menarik untuk konsep tersebut.

Sebanyak 40 foto dipamerkan dari tahun 90an hingga tahun 2014 . Pesan yang ingin disampaikan oleh Erik dari hasil karyanya yaitu agar orang-orang yang melihat foto tersebut dapat membaca  ulang kehidupan sehari-hari dan menemukan keindahan yang ada. “Sebenarnya foto-foto ini bercerita tentang apa yang terjadi di jalanan kota Jakarta. Saya berharap orang-orang melihat dan belajar dari sesuatu yang ditangkap oleh foto ini,” ungkapnya

Nurul Azizah salah satu pengunjung yang hadir mengatakan hasil karya Erik Prasetya memberikan pemahaman bahwa tanpa disadari suatu hal yang indah dapat dilihat dari keadaan sehari-hari. “Sesuai sih dengan konsep, sesuatu yang indah itu tidak selalu datang dari hal yang diangap indah atau mewah, tapi juga bisa dilihat dari keadaan sehari-hari,” ujarnya mahasiswa Universitas Nasional tersebut.

 

Reporter : Hafdal Syahputra / Fotografer : Hafdal Syahputra

Editor : Rosa Febryanty Razak