Home Kampus Senat Fikom Sukses Gelar Seminar dan Diskusi G-30S

Senat Fikom Sukses Gelar Seminar dan Diskusi G-30S

779
0
SHARE
Berfoto bersama: ketua senat fikom, ketua pelaksana, pembicara dan panitia
Foto bersama: ketua senat fikom, ketua pelaksana, pembicara dan panitia

Diamma.com  – Senin (30/9/13) bertempat diruang Lab Humas Fikom, Senat mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B) menggelar seminar yang bertajuk “Memperingati Hari G-30 S sebagai kaum intelektual berani untuk menyikapi pergeseran peristiwa sejarah yang dibuat oleh penguasa orde baru” yang didedikasikan untuk memperingati hari G-30 S.

Seminar yang dibuka oleh  Yoga Prasetya selaku Wadek III Fikom, diawali dengan suguhan sebuah film yang berjudul “Jagal” , film yang berkisah mengenai seorang Algojo yang mengeksekusi mati para anggota PKI. Setelah pemutaran film, acara di isi oleh penampilan dari WKM  Kosmik yang membawakan beberapa lagu secara akustik.

Setelah itu seminar dilanjut dengan penjelasan mengenai G-30 S dan tanya jawab oleh Arif Zulkifli selaku Redaktur Eksekutif Majalah Tempo dan Boni Triyana sebagai Sejarawan. Acara ini ditutup dengan pemberian bunga kepada pembicara dan foto bersama.

Nungky Rizky Respati selaku Ketua Acara bersyukur atas antusias mahasiswa pada seminar kali ini, “awalnya kita kuotanya 100 orang  tapi, alhamdulillah banget kita dapet 117 orang (RED – Peserta),” ungkapnya.

Tanggapan positif juga muncul dari salah seorang peserta “bagus acaranya lebih mahasiswa, dari cara pengisian seminarnya, dari pemutaran filmnya serta pembicaranya yang handal,” jelas salah satu peserta.

Ega De Melaz selaku ketua senat Fikom mengungkapkan bahwa ini merupakan program kerja pertama dari Senat Fikom yang sudah terselenggara, “iya ini merupakan program kerja senat yang pertama dan program kerja yang selanjutnya akan di sosialisasikan secepatnya,” jelasnya.

Arif Zulkifli mengatakan kekagumanya terhadap antusias mahasiswa saat ini, “bagus yaa saya senang karna ternyata anak muda saat ini minatnya terhadap sejarah Indonesia tinggi dan dari saya belajar sejarah itu penting yaa agar kita bisa lebih banyak tau,” tuturnya.

 

Reporter : Ahmad Subagia dan Hafdal Syahputra / Fotografer : Ahmad Subagia

Editor : Erwin Tri Prasetyo