Home Kampus Debat Kandidat Ricuh, Mekanisme KPR Dipertanyakan

Debat Kandidat Ricuh, Mekanisme KPR Dipertanyakan

573
0
SHARE
Suasana debat kandidat calon ketua Senat Mahasiswa FISIP yang dihujani pertanyaan dari mahasiswa

Diamma.,com –Debat kandidat calon ketua Senat Mahasiswa FISIP 2012-2013, Senin (17/12) berlangsung tidak mulus. Sidang yang dibuka oleh Siti Wulandari, selaku ketua BPM FISIP tersebut dipenuhi oleh mahasiswa FISIP, baik jurusan Hubungan Internasional (HI) maupun Administrasi Negara (AN), serta beberapa tamu undangan. Sayangnya, pada debat yang berlangsung di ruang PD-313 ini tidak terlihat Dekan III bidang Kemahasiswaan, yang ada hanya dua orang Dosen Kedekanan perwakilan dari fakultas.

Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB ini banyak menuai pertanyaan perihal mekanisme Komisi Pemilu Raya (KPR) terhadap pemilihan calon ketua Senat. Bahkan, debat sempat ditunda selama lima menit lantaran dirasa ada kekeliruan yang dilakukan moderator saat membuka dan mempersihlakan kedua kandidat menyampaikan visi-misnya.

Ketika debat dilankutkan, salah satu mahasiswa jurusan AN mempertanyakan sejauh mana sosialisasi yang telah dilakukan, pembukaan stand pendaftaran KPR, proses mendapatkan dua orang kandidat calon ketua senat, hingga sosialisasi kelas. Mahasiswa tersebut menegaskan bahwa dirinya baru mengetahui waktu pelaksanaan debat kandidat dan calon-calonnya. Menurutnya, sosialisasi yang telah dilakukan belum sampai ke kelasnya.

Pria yang mengatasnamakan dirinya sebagai mahasiswa jurusan AN tersebut merasa ada diskriminasi terhadap jurusan AN, mengingat dua calon ketua Senat berasal dari jurusan HI. Ia pun kembali menegaskan belum adanya sosialisasi perihal KPR 2012-2013 dan kampanye calon ketua di lingkungan AN.

Hingga pukul 16.15 WIB, debat kandidat ditunda selama satu jam untuk membicarakan secara internal dari pihak BPM dan KPR kepada mahasiswa umum yang mempertanyakan mekanisme KPR. Debat kandidat ini pun ditunda hingga waktu yang belum dikonfirmasikan kepada pihak Diamma.

Reporter: Dewi Savitri / Fotografer: Sri Rizqi A.

Editor: Dila Putri