Home Kampus HUT RI ke 67 Tahun, Momen untuk Berbenah Diri

HUT RI ke 67 Tahun, Momen untuk Berbenah Diri

698
0
SHARE
Pasukan Pengibar Bendera

Diamma.com – Memperingati HUT RI ke-67, UPDM(B) mengelar upacara pengibaran bendera di halaman parkir kampus I Hang lekir, Jakarta pusat. Rektor UPDM(B) Sunarto mengatakan bahwa Kemerdekaan hanya menjadi jembatan menuju keadaan yang adil dan makmur. Maka harus disiapkan para kader-kader bangsa yang sumber daya manusianya dapat mengikuti zaman yang dapat serta merta mengamalkan nilai-nilai pancasila.

Selain itu, Adriansyah selaku Wakil Rektor III UPDM(B)  menuturkan, di usia Indonesia yang ke-67, seharusannya dapat dijadikan refleksi perjalanan panjang bangsa Indonesia agar warga Indonesia dapat mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya sebagaimana fungsi dan peran masing-masing.

“Seperti halnya mahasiswa sebagai agen perubahan, kita tahu bahwa selama sudah berorientasi tanpa ada kepedulian sama sekali, dan kita harapkan agar mahasiswa mempunyai kepedulian sosial,” tuturnya.

Upacara hari kemerdekaan yang merupakan kegiatan rutin yang dilakukan UPDM(B), disambut baik oleh masyarakat moestopo. Walau untuk pertama kalinya upacara ini dilaksanakan di kampus I Hang Lekir, namun ini tidak menyurutkan para mahasiswa, dosen, dan karyawan untuk mengikutinya.

“Wah senang banget bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya, bisa kita liat kan dulu untuk mengibarkan bendera saja butuh perjuangan. Saya lebih bangga lagi kalau sampai bisa menjadi petugasnya,” kata Bobby Hermansyah Ketua MPM Fikom.

Menurut Bobby, upacara seperti ini seharusnya tidak hanya dilakukan pada tanggal 17 agustus saja, namun juga sebaiknya dilakukan setiap hari senin pagi sebagaimana telah menjadi kebudayaan sejak dulu.

Dirinya pun mengharapkan agar insan-insan pendidikan dalam menyampaikan aspirasi tidak disertai dengan sikap yang anarkis, karena posisi mahasiswa sendiri adalah kaum intlektual yang bisa menyampaikan aspirasi tanpa harus berbuat anarkis.

Reporter : Dewi Savitri / Fotographer : Siti Farhani

Editor: Tri Susanto Setiawan