Home News Internasional Kalah 4-1 Atas Bournemouth, Vitality Stadium Menjadi Mimpi Buruk Leicester City

Kalah 4-1 Atas Bournemouth, Vitality Stadium Menjadi Mimpi Buruk Leicester City

108
0
SHARE

Pemain Leicester City tampak kecewa usai hasil buruk yang mereka terima. Foto: Michael Steele/Getty Images

Diamma.com- Pertandingan tensi tinggi terjadi pada pekan ke-35 yang mempertemukan Bournemouth Vs Leicester City di Vitality Stadium, pada Senin (13/7) dini hari. Namun, pertandingan tersebut menjadi milik tuan rumah yang berhasil menang 4-1.

Sebelumnya, kedua tim sama-sama memiliki ambisinya sendiri, di mana Leicester ingin mengamankan tiket Liga Champions dengan menggusur Chelsea pada posisi ke-3. Sedangkan Bournemouth berusaha keluar dari zona degradasi.

Pada babak pertama, Leicester tampil menekan dengan mengandalkan pemain sayapnya. Tepat di menit ke-23, Jamie Vardy berhasil menyontek umpan Kalechi Iheanacho yang tidak mampu diamankan pemain Bournemouth.

Tampil di kandangnya sendiri, membuat Bournemouth semakin agresif untuk menyamakan kedudukan. Di penghujung babak, sepakan keras David Brooks masih bisa ditepis Kasper Schmeichel.

Jual beli serangan terus terjadi, namun hingga turun minum belum ada gol yang tercipta kembali dari kedua tim.

Di babak kedua, Bournemouth langsung tancap gas dengan melakukan serangan demi serangan. Namun rapatnya pertahanan Jonny Evans cs membuat serangan tersebut belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-63 petaka terjadi untuk Leicester, diawali dengan lemparan Schmeichel yang direbut oleh pemain lawan. Wilson yang mengejarnya harus melakukan pelanggaran terhadap Wilfred Ndidi, dan wasit langsung menunjuk titik putih.

Junior Stanislas yang dipilih sebagai eksekutor, mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sontekannya ke tengah gawang tidak mampu ditebak oleh Schmeichel. Skor menjadi sama kuat 1-1.

Leicester yang baru saja kebobolan, kembali dibuat terkejut dengan gol kedua yang dicetak Dominic Solanke berkat sepakan mendatarnya ke sisi kanan selang semenit dari gol pertama.

Saat melakukan selebrasi gol kedua Bournemouth, Caglar Soyoncu secara sengaja menendang kaki Stanislas di dalam gawang. Wasit yang melihat aksi tersebut langsung mengeluarkan kartu merah dari sakunya untuk Soyoncu.

Shock dengan gol cepat kedua dan kartu merah Soyoncu, mental pemain Leicester pun seakan down. Justru Bournemouth semakin menjadi-jadi dan terus menekan area pertahanan mereka.

Gol ketiga Bournemouth lahir di menit ke-83 ketika tendangan Stanislas mengenai kaki Jonny Evans, sehingga Shcmeichel terkecoh saat ingin menangkap karena arah bola yang berubah.

Belum puas dengan skor 3-1, Pemain Bournemouth terus mengacak-acak lini pertahanan Leicester. Puncaknya pada menit ke-86 aksi individu Solanke di dalam kotak penalti mampu dikonversinya menjadi gol. 

Skuad Brandon Rogers harus tunduk dan mengakui kekalahan atas Bournemouth dengan skor 4-1. Hal ini sekaligus membuat persaingan mereka di tiga besar menjadi sulit.

Penulis: Ivan Nurhidayat
Editor: Indira Difa Maharani