Home Kampus Tips Dasar Memotret Pertunjukan Konser Musik

Tips Dasar Memotret Pertunjukan Konser Musik

554
0
SHARE
Penyerahan sertifikat kepada Agung Hartamurti sebagai pembicara seminar. Foto: Diamma.com/Gadis Ayu Maharani

Diamma.com – Pameran fotografi kembali diadakan oleh WKM Telefikom Fotografi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Acara ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari 28 Februari–2 Maret 2019 di Lab. Humas Fakultas Ilmu Komunikasi.

Hari kedua pameran ini mengadakan seminar yang berjudul “Concert  Stage Photography” dengan pembicara Agung Hartamurti yang sudah berpengalaman selama belasan tahun dalam dunia fotografi.

Seminar “Concert Stage Photographymenerangkan tentang teknik foto dalam konser musik. Agung Hartamurti selaku pembicara memamerkan hasil karya fotografi yang diambil dalam beberapa konser musik. Ia menuturkan bahwa basic dalam fotografi musik sama seperti fotografi lainnya.

Agung Hartamurti memberikan beberapa tips dalam pengambilan gambar di konser musik. Hal pertama yang harus dilakukan ialah membaca buku manual kamera dan melakukan riset terlebih dahulu. Riset tersebut bertujuan agar fotografer dapat mengambil spot yang bagus sesuai dengan kebiasaan grup musik tersebut.

Ia juga menuturkan untuk tidak terlalu fokus dengan panggung saja tetapi juga memperhatikan lingkungan sekitarnya dan lightning menjadi penentu untuk hasil gambar yang bagus.

Kevin Renaldy mahasiswa Fikom 2017, salah satu peserta mengungkapkan bahwa seminar ini cukup menarik karena bisa memadukan antara fotografi dan konser musik.

“Menurut gue acara ini cukup menarik, karena banyak mahasiswa yang suka musik dan ternyata konser musik bisa menjadi salah satu objek fotografi. Menurut gue menarik banget sih karena dia gak lihat dari sudut penyanyinya aja, tapi juga penontonnya,” tuturnya.

Agus Hartamurti menyampaikan harapannya kepada anggota Telefikom Fotografi agar tetap konsisten dalam berkarya.

“Untuk Telefikom, makin bisa melahirkan karya-karya yang baru, progresif, dan tetap berkarya jangan sampai mandek. Jadi, tetap konsisten dan punya karya terus,” harap Agus.

Reporter: Anzila Riskia Putri
Editor: Gadis Ayu Maharani