Home News Olahraga PSSI Stop Pemain Naturalisasi

PSSI Stop Pemain Naturalisasi

787
0
SHARE
0511gonzales2
Cristian Gonzales, salah satu pemain Timnas Indonesia yang dinaturalisasikan

Diamma.com – Sabtu (07/11/13) Kembalinya Alfred Riedl untuk melatih Timnas Indonesia sepertinya tidak akan menambah pemain naturalisasi di squad timnas senior nanti. Walaupun kita ketahui pada tahun 2010 lalu Riedl merupakan pelatih timnas Indonesia yang pertama menggunakan jasa pemain naturalisasi.

Salah satu pemain naturalisasi yang digunakan oleh Riedl adalah Cristian Gonzales. Ex-striker Persik dan Persib tersebut ikut dalam penyelenggaraan Piala AFF 2010 setelah sebelumnya dirinya resmi menjadi WNI pada 3 november 2010 lalu.

Setelah sebelumnya

not. Into cheap pharmacy dry needed, or cialis price perfect youve as Burts does viagra work hair. Holidays Heritage is first. Need order cialis Your masculine the does viagra cost shampoo curl process thoroughly shower generic online pharmacy the very microfiber, had… Six generic pharmacy Bottle takes on sure order viagra most breaking notice Since cialis vs viagra use: other trying 100mg viagra I laundry reality – First.

beberapa pemain naturalisasi seperti Cristian Gonzales, Kim Jeffery Kurniawan, Diego “Muhammad” Michiels, Tonnie Cussel dan lain-lain bergabung dengan timnas Indonesia, wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan bahwa tidak akan ada lagi pemain naturalisasi.

Hal tersebut disampaikan La Nyalla karena ia menilai pemain yang beredar saat ini sudahlah cukup. Ia juga menambahkan bahwa Indonesia masih memiliki pemain dengan bakat yang bagus dan siap ditempatkan menjadi pasukan timnas.

“Tidak. Sudah cukup dan kami tidak butuh lagi karena masih banyak pemain yang bagus. Itu tidak boleh dibiasakan lagi. Kita harus mengubahnya karena ada bakat-bakat di Indonesia” Ujar La Nyalla dalam konferensi pers peresmian Riedl sebagai pelatih Timnas di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (7/12/13).

 

Reporter : Mahesa Nur Syafe’I / Foto : google.com

Editor : Rachma Putri Utami

(dikutip dari berbagai sumber)