Home News Omset Naik 50%, Penyewa Mobil Patok Harga Dua Kali Lipat

Omset Naik 50%, Penyewa Mobil Patok Harga Dua Kali Lipat

696
0
SHARE
Ilustrasi

Diamma.com – Sepuluh hari jelang Idul Fitri 1433 H, penyewaan mobil di sejumlah tempat di Jakarta Timur mulai kebanjiran pemesan. Kenaikan 50% pun dirasakan mereka yang mengaku kewalahan dengan permintaan konsumen tersebut. Mobil-mobil jenis minibus seperti Avanza, Xenia, dan Inova laris dipesan sejak jauh hari.

Menghadapi hal tersebut pihak penyewaan mobil pun seperti tidak ingin kehilangan momentum dalam menjaring konsumen. Mereka memasang harga khusus yang tentunya dibedakan dengan hari-hari biasa.

“Mulai H-7 hingga H+7 kami hanya menerima pemesanan untuk pemakaian lebaran. Kami menawarkan tiga paket kepada konsumen, yaitu 5 hari, 7 hari, dan 10 hari,” ujar Yati karyawan bagian Administrasi PT Cililitan Utama Jaya (CUJ), kemarin.

Yati mengatakan tiga paket tersebut banyak dipesan oleh konsumen, meskipun sebenarnya harganya dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. “Yang banyak dipesan paket 7 hari. Harganya memang dua kali lipat, tapi sampai saat ini saja pemesan yang datang ke kami untuk pemakaian H-2 sudah mencapai 70%,” paparnya.

Yati juga mengatakan jika konsumen menggunakan kendaraan melebihi batas yang telah ditentukan disetiap paket, maka akan dikenakan denda sesuai dengan paket yang diambil. “Dikenakan biaya sesuai paket, ya kira-kira dihitung perhari sekitar Rp600.000,” ungkapnya.

Untuk mencegah membludaknya pesanan mobil, pihaknya sampai-sampai menyediakan armada tambahan untuk mengantisipasinya. Total pihaknya sudah menyediakan 30 unit mobil yang siap untuk mengantar konsumen pulang ke kampung halamannya. “Kami ada tiga puluh unit, kebanyakan sih yang ingin pulang ke pulau jawa, tetapi ada juga yang ke luar jawa,” jelasnya.

Ditambahkan Yati pihaknya juga menyediakan jasa supir pribadi yang bisa dipesan oleh konsumen selama perjalanan. “Jika menggunakan sopir dari kami dikenakan tambahan biaya Rp200.000 perhari,” ungkap Yati yang menjelaskan jika di hari biasa sopir hanya dikenakan biaya Rp100.000.

Dijelaskan Yati, banyak konsumennya yang memilih menyewa mobil untuk pulang kampung dikarenakan lebih mudah digunakan dan menghindari penuh sesak ketika menggunakan moda transportasi umum. “Banyak yang bilang sih lebih baik menyewa mobil, daripada naik angkutan. Kan disana juga bisa dipakai untuk jalan-jalan,” tambahnya.

Reporter: Dian Ramdhani.

Editor: Frieska.