Home Entertainment Budaya 5 Negara dengan Waktu Puasa Terpanjang

5 Negara dengan Waktu Puasa Terpanjang

64
0
SHARE

Diamma.com- Dengan zona waktu yang berbeda-beda mengakibatkan terjadinya perbedaan waktu dalam menjalankan puasa Ramadan disetiap penjuru di dunia. Beruntunglah kalian kaum muslimin yang menjalankan puasa di Negara Indonesia karna terdapat beberapa negara dengan waktu puasa terlama dengan rentang waktu diatas 20 jam perharinya. Kami rangkum dalam 5 negara dengan waktu puasa terpanjang.

  • Finlandia

Merupakan salah satu negara yang menjalankan puasa terlama di dunia. Dimulai saat pukul 1 pagi dan berbuka pada pukul 12 pagi lagi. Kalu dihitung-hitung, puasa yang dijalani di negara Finlandia sekitar 23 jam. Pasalnya sejak 2 tahun lalu matahari tengelam di Finlandia hanya sekitar 55 menit. Terbayangkan bagaimana sulitnya menjalani puasa di negara ini.

  • Islandia 

Islandia merupakan negara yang terkenal dengan keindahan auroranya dan negaranya yang dingin dan memiliki waktu puasa hingga 22 jam

  • Swedia 

Di Swedia memiliki waktu puasa hamper 20 jam dengan umat muslin yang terdapat di swedia hanya sekitar 5% dari total populasinya. Hebatnya umat muslim yang dapat menjalankan puasa penuh di negri satu ini.

  • Alaska 

Terkenal dengan pemandangan alam dan keindahan dari gunung es yang menjadi tempat destinasi di penjuru dunia, namun diluar itu ternyata Alaska juga merupakan salah satu negara yang memiliki waktu puasa terlama. Sekitar 20 jam setiap harinya. Tetapi yang unik Alaska juga dapat menjadi negara dengan waktu puasa tercepat saat musim dingin dan hanya 5 jam perharinya.

  • Jerman 

Negara-negara di Eropa memang merupakan negara dengan waktu puasa terlama di dunia, salah satunya Jerman yang memiliki rentang waktu berpuasa selama kurang lebih 19 jam.

Nah itu merupakan negara-negara di dunia yang memiliki rentang waktu yang lama dalam nenjalankan ibaadah puasanya. Kebayang ga sih gimana tantangan nya bagi umat muslim yang menjalankan ibadah disana?

Penulis: Angellina Tri Maulidina
Editor: Octavia Dwi Lestari