Home Entertainment Melihat Sisi Lain Kehidupan di Pameran Telefikom Fotografi “STATUM”

Melihat Sisi Lain Kehidupan di Pameran Telefikom Fotografi “STATUM”

138
0
SHARE
Salah satu hasil foto karya Luthfi Octavian pada Pameran WKM Telefikom Fotografi, dengan judul  “Dibalik Kata “Wkwk”. Foto: Diamma.com/Rahma Angraini

Diamma.com – Wadah Kegiatan Mahasiswa (WKM) Telefikom Fotografi kembali adakan pameran dan seminar fotografi “STATUM” selama tiga hari sejak Rabu (15/1) di Kampus 1 UPDM (B), Jakarta.

Pameran foto tersebut bertempat di Pelataran Parkir Kampus 1 UPDM (B), sedangkan seminar dilaksanakan di Gedung GR 241.  

Pameran tersebut terdapat 75 foto yang berasal dari 17 pameris yang merupakan anggota baru angkatan 29 WKM Telefikom Fotografi. Dennys dari Bawah Tanah didapuk menjadi Kurator dalam pameran kali ini.

Pada tahun ini, WKM Telefikom Fotografi mengusung tema Paradoks, yaitu sesuatu yang bertentangan dengan umum terkait dengan asumsi publik ataupun keadaan saat ini di lingkungan sekitar. Serta, untuk judul pameran itu sendiri bertajuk “STATUM”.

Adika Hartawan, ketua pelaksana pameran tersebut mengungkapkan bahwa arti dari kata tersebut adalah posisi yang berasal dari Bahasa Latin.

Ia juga mengungkapkan dengan tema dan judul tersebut, para pengunjung dapat memposisikan diri mereka dan memiliki sudut pandang berbeda ketika melihat objek foto tersebut yang banyak mengandung pertentangan mengenai kehidupan saat ini.

“Karena kata “STATUM” berasal dari Bahasa Latin yang artinya posisi jadi kita ngambilnya lebih ke (posisi) sudut pandang. Jadi, mereka (pengunjung) bisa merasakan sudut pandang yang berbeda dari objek yang dipamerkan,” ucap Adika.

Livia Margarita, mahasiswa Fikom 2018, yang merupakan salah satu pengunjung pada hari kedua pameran tersebut mengungkapkan bahwa, pameran foto dan seminar yang diadakan oleh WKM Telefikom Fotografi bagus dan bermanfaat untuk dipelajari kedepannya.

Gue bilang seminarnya bagus, tapi emang gue cuma ikut seminar yang hari kedua. Terus gue juga jadi tau cara-cara Stage Photography gimana, next gue mau coba terapin sih,” ucapnya.

Setelah Livia melihat foto-foto yang dipamerkan, ia mengatakan kalau masing-masing foto mempunyai cerita tersendiri serta memiliki makna yang dalam.

“Pamerannya sudah lihat, fotonya punya cerita sendiri ya. Jadi apa yang kita lihat, masih ada lagi realita sebenarnya kayak semua orang belum tentu bisa lihat hal tersebut. Keren deh pokoknya,” tambahnya.

Adika berharap dengan adanya pameran ini dapat membuat anggota WKM Telefikom Fotografi angkatan 29 semakin kompak dan menjadikan WKM Telefikom Fotografi semakin maju.

“Semoga selalu solid dan bisa tetap sama-sama dalam membesarkan nama WKM Telefikom Fotografi,” harapnya.

Reporter: Rahma Angraini
Editor : Rahma Angraini