Home Opini Organisasi di Mata Mahasiswa

Organisasi di Mata Mahasiswa

66
0
SHARE
Kegiatan berorganisasi kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian mahasiswa. Sebagian sangat menyukai kegiatan berorganisasi, sebagian lainnya berpendapat bahwa kegiatan berorganisasi dapat menyita banyak waktu. Foto: Diamma.com/Anggi Balqis

Diamma.com – Sebagian mahasiswa berpendapat bahwa organisasi merupakan salah satu kegiatan yang dapat menyita waktu. Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa organisasi merupakan kegiatan yang sangat berguna, dan juga bermanfaat bagi ke depannya.

Tidak banyak yang sadar akan keuntungan berorganisasi, yang mana tidak hanya memberikan pengalaman tapi juga dapat menambah pengetahuan serta relasi baru.

Seperti yang dikatakan Ananda Victoria, salah satu mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi.

“Dengan ikut berorganisasi itu sangat menyenangkan untuk gue. Contohnya, pengetahuan dan pengalaman yang gue dapet itu banyak banget, tapi yang paling berasa itu adalah teman sih. Teman gue jadi ada di mana-mana , dan gue merasa satu langkah lebih maju dibandingkan mahasiswa yang tidak ikut gitu (berorganisasi),” tuturnya.

Sama halnya dengan Hari Kurniawan, salah satu mahasiswa yang mengenyam pendidikannya sambil bekerja. Hari ingin turut serta dalam kegiatan berorganisasi, tetapi tidak memiliki banyak waktu di sela-sela aktivitas sehari-harinya.

“Organisasi itu sangat penting dan menyenangkan. Tapi apa daya mahasiswa yang seperti gue, kuliah sambil kerja jadi gak bisa bergabung di organisasi,” ujar Hari, mahasiswa umum.

Lain halnya dengan Sevila. Menurutnya, dengan mengikuti kegiatan berorganisasi, hal tersebut dapat menyita waktu senggangnya.

Gimana ya males aja gitu, soalnya jadi suka pulang telat dan lebih sering di kampus. Terkadang orang-orang libur, kita (yang berorganisasi) masuk, dan yang paling malesnya lagi jadi kesita waktu untuk hangout sama temen-temen gue,” tuturnya diakhiri tawa.

Menurut Sevila, untuk menambah pengetahuan dan pengalaman dapat dilakukan dengan cara bertukar pikiran dan banyak membaca, tidak harus melalui kegiatan berorganisasi.

“Ya bisa aja sih, kalau untuk menambah pengetahuan atau pun pengalaman bisa juga dengan saling tukar pikiran sama temen-temen gue, walau pun jarang, atau saat kerja kelompok,” ucapnya.

Lain dengan Ananda, menurutnya dengan mengikuti kegiatan berorganisasi dapat membantunya menambah skill yang dapat dimanfaatkan di dunia kerja nantinya.

“Merasa beruntung aja bisa ikut organisasi. Karna di sini tidak hanya (mendapat) teori, tapi juga mendapatkan praktek untuk menambah skill buat kerja nant. Karena mungkin saat melamar kerja nantinya ditanya, pengalaman kerja dan kegiatan. Soalnya kalau hanya nilai ijazah saja tidak cukup jika tidak ada skill lainnya,” jelas Ananda Victoria.

Reporter: Anggi Balqis
Editor: Gadis Ayu Maharani