Home Travel Destinasi 5 Tempat Wisata Bersejarah di Indonesia yang Menyimpan Misteri 

5 Tempat Wisata Bersejarah di Indonesia yang Menyimpan Misteri 

99
0
SHARE
Museum Fatahillah, kota tua jakarta yang menjadi ikon bersejarah para wisatawan. Foto: wisatajawa.com

Diamma.com – Siapa sih yang tidak suka travelling? Bukan hanya travelling di Mall saja, tapi ke tempat wisata bersejarah juga harus kalian kunjungi. Kali ini, Diamma.com akan memberitahukan kalian tempat wisata bersejarah yang indah, tapi juga memiliki misteri dibaliknya. Apa saja ya kira-kira?

1. Goa Jomblang, Yogyakarta

Gua ini menyuguhkan keindahan sinar matahari yang biasa disebut ‘cahaya surga’. Namun di balik keindahannya, Gua Jomblang ternyata pernah menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian massal, yakni pembantaian ratusan orang yang dituduh terlibat Partai Komunis Indonesia atau PKI.

2. Lawang Sewu, Semarang

Pada masa penjajahan Jepang, gedung ini sempat disulap menjadi penjara bawah tanah yang digunakan untuk menyiksa para penduduk pribumi. Selain itu, Lawang Sewu juga pernah menjadi tempat pertempuran antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) melawan Jepang. Para pemuda yang meninggal itu kemudian dimakamkan di halaman Lawang Sewu.

3. Lubang Buaya

Lubang Buaya terkenal akan aroma mistis yang kental. Tragedi 30 September masih teringat jelas, bahkan dahulu film G30S PKI selalu diputar di malam sebelum hari Kesaktian Pancasila. Masyarakat sekitar mengatakan sering terdengar erangan dari dalam komplek lubang buaya.

4. Museum Fatahillah, Jakarta

Museum Fatahillah dulunya sempat menjadi penjara dan tempat eksekusi. Sekitar tahun 1740, Gubernur Hindia Belanda Adriaan Valckenier pernah memerintahkan ribuan orang Tionghoa berbaris di depan Museum Fatahillah. Mereka kemudian dieksekusi secara sadis oleh para algojo yang telah disiapkan. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Geger Pecinan.

5. Keraton Yogyakarta

Tempat penyimpanan pusaka tersebut dikisahkan selain abdi dalem yang menjaganya, juga memiliki penjaga gaib. Konon, jika ada yang mengabdikan momen menyeramkan dengan kamera, ada sepasang mata yang seolah mengatakan “jangan.”

Penulis: Faradilla Rachman
Editor: Alya Farah
(Dilansir dari beberapa sumber)