Home Entertainment Film Teror Valak, Iblis Berwujud Biarawati di Film The Nun

Teror Valak, Iblis Berwujud Biarawati di Film The Nun

169
0
SHARE
Wujud biarawati dan Valak yang disatukan. Foto: Bloodydisgusting.com

Diamma.com- Akhirnya, Film horror yang telah lama dinanti akan segera tayang ditanah air. Diammania pasti tahu dengan film The Conjuring, film yang telah menyita perhatian beberapa tahun yang lalu. Kini, akan kembali hadir untuk meneror para penggemar film horror. Yaps, The Nun merupakan judul dari lanjutan film terdahulunya.

“Cerita The Nun punya sebuah misteri untuk dipecahkan. Ini berkaitan dengan sesuatu dan itu sama sekali tak kudus. Cerita dan tampilan The Nun diciptakan untuk merasakan hal yang klasik,” kata Hardy, sutradara The Nun saat ditanya oleh CNNIndonesia.com

Secara garis besar film ini berkisah tentang seorang pastor bernama Burke yang dikirim oleh Vatikan untuk menyelidiki kematian misterius seorang biarawati muda. Biarawati muda itu meninggal dengan cara bunuh diri di sebuah biara terpencil di Rumania.

Pastor yang dikirim oleh Vatikan itu ternyata memiliki masa lalu yang mengerikan. Ia berupaya keras untuk mengungkap ada apa di balik kematian biarawati muda tersebut.

Dalam film ini akan diceritakan bagaimana Burke tak hanya harus mempertaruhkan nyawa untuk melawan roh jahat, tapi ia juga harus mempertaruhkan keyakinan serta jiwanya.

Penonton akan disuguhkan dengan biarawati yang memiliki kekuatan jahat dengan wujud menyeramkan seperti yang meneror penonton dalam film The Conjuring 2.

Film ini akan menjadi hiburan yang menakutkan mengenai pertarungan mereka yang masih hidup dengan sosok yang dikutuk.

“Rock N’ Roll Indonesia! Nikmati The Nun dan cobalah untuk tidak terlalu ketakutan!” Kata Hardy menitipkan pesan kepada penggemar Valak dan The Conjuring di Indonesia.

Adapun film ini disutradarai oleh Corin Hardy dengan bintangnya yakni Taissa Farmiga (Suster Irene), Bonnie Aarons (Biarawati Jahat), Charlotte Hope (Suster Victoria), Demian Bichir (Burke), dll.

Penulis: Ivan Nurhidayat
Editor: Siti Nurmayani Putri
(Dilansir dari beberapa sumber)