Home News Nasional Permintaan Unik 12 Anak Berambut Gimbal di Dieng Culture Festival 2018

Permintaan Unik 12 Anak Berambut Gimbal di Dieng Culture Festival 2018

167
0
SHARE
Barang-barang permintaan 12 Anak Bajang. Foto: Diamma.com/Gadis Ayu Maharani

Diamma.com- Ritual pemotongan rambut gimbal di Festival Budaya Dieng, dikenal dengan permintaan unik para anak bajang. Permintaan tersebut bukanlah hanya permintaan belaka, masyarakat setempat mempercayai bahwa orang tua anak gimbal, harus memenuhi permintaan dari sang anak.

Jika permintaan tersebut tidak dipenuhi, maka sang anak akan kembali mengalami sakit, dan rambut gimbal tersebut akan terus tumbuh. Berikut ini adalah permintaan para anak bajang pada ritual ruwat tahun 2018: Kiranya Zalia Widardo (4) asal Desa Kenteng ini meminta Es Krim rasa Coklat, Mangga dan Jeruk.

Laela Handayani (6) Putri dari Bapak Zaenab Sukardi, memiliki permintaan tablet bergambar apel hanya untuk mainan. Laela yang berasal dari Cikampek, Jawa Barat ini juga meminta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk memotong rambut gimbalnya.

Nadhira Thafana Pramarsetyo (4) meminta ikan lele hidup untuk dipelihara. Fitria Nur Rahmadzani (8) meminta bakso, wortel, tempe gembus, sepeda dan burung kenari.

Elsa Fitriani (9) asal Desa Sidengok ini meminta kambing jantan besar dan Roti Mari dua bungkus besar. Aulia Malihatunisa (7) memiliki permintaan satu buah ponsel, sepeda, baju muslim dan boneka Hello Kitty.

Anindita Purbaningrum (6) anak bajang ini meminta sepeda, tiga tusuk sate telur puyuh dan sate ayam dua tusuk. Salwa Khoirun Nisa (7) juga memiliki permintaan sederhana, yaitu permen Yupi dua bungkus dan kerupuk rambak dua bungkus.

Nurlela Herawati (12) yang merupakan anak keturunan Dieng ini hanya meminta kue Bolu Blackforest. Mysha Kirana Saputra (5) meminta anak entok dan sepatu roda.

Lain halnya dengan Puput Cahya Ningsih (7) yang meminta Ponsel dan Mercon, Niba Ulhasanah (6) meminta sepeda warna pink serta sepasang sepatu lengkap dengan kaus kaki.

Penulis: Gadis Ayu Maharani
Editor: Siti Nurmayani Putri
(Dilansir dari beberapa sumber)