Home News Internasional Pejabat Tinggi Korea Utara Kunjungi Amerika Serikat

Pejabat Tinggi Korea Utara Kunjungi Amerika Serikat

146
0
SHARE
Kim Yong Chol, Saat memimpin delegasi Korea Utara di acara penutupan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018. Foto: CNN.com

Diamma.com – Salah satu pejabat Korea Utara melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan terkait pertemuan Kim Jong Un dengan Donald Trump di Singapura pada 12 Juni nanti.

Presiden Trump mengkonfirmasi atas kunjungan Kim Yong Chol ke Amerika Serikat melalui akun Twitter pribadinya. “Kami telah menempatkan tim yang hebat bersama untuk pembicaraan kami dengan Korea Utara. Pertemuan saat ini sedang berlangsung mengenai KTT, dan banyak lagi. Kim Young Chol, Wakil Ketua Korea Utara, sekarang menuju ke New York. Tanggapan yang solid untuk surat saya, terima kasih,” Ujarnya.

Begitu Kim Yong Chol mendarat di Amerika Serikat, Dia akan menjadi pejabat senior pertama mengunjungi Amerika Serikat sejak tahun 2000, ketika Wakil Marsekal Jo Myong Rok melakukan perjalanan ke Washington untuk bertemu dengan mantan Presiden AS Bill Clinton di Ruang Oval. Kemudian Menteri Luar Negeri AS Madeleine Albright pergi ke Korea Utara akhir bulan itu.

Perjalanannya dilakukan saat Amerika Serikat dan Korea Utara berusaha menghidupkan kembali KTT.

Pembicaraan diplomatik antara pemimpin kedua negara tersebut  hampir berantakan, ketika Trump mengatakan dia membatalkan pertemuan 12 Juni di Singapura, menyusul komentar-komentar dari pejabat senior kementerian luar negeri Korea Utara yang menyebut Wakil Presiden Mike Pence sebagai “boneka politik.” Gedung Putih juga mengatakan dalam pengarahan latar belakang bahwa para pejabat Korea Utara belum menjawab panggilan mereka, membuat frustrasi upaya mereka untuk merencanakan pertemuan tersebut.

Tapi setelah pernyataan damai dari Korea Utara, Trump kembali menyatakan akan melaksanakan pertemuan di bulan Juni nanti. Selama akhir pekan, Kim Jong Un mengadakan pertemuan spontan dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-In di Zona Demiliterisasi dan menegaskan kembali komitmennya untuk denuklirisasi.

Penulis: Muhammad Taufiq Wicaksono
Editor: Alya Farah
(Dilansir dari beberapa sumber)