Home Entertainment Gaya Hidup Kamu Tipe Yang Takut Jatuh Hati atau Bukan?

Kamu Tipe Yang Takut Jatuh Hati atau Bukan?

27
0
SHARE

567898_620Diamma.com – Memiliki pasangan memang idaman bagi setiap orang. Dengan memiliki pasangan, hari-hari menjadi berwarna. Apapun yang kamu lakukan pasti lebih mudah jika dilakukan bersama. Kata orang, “Love is when you gve seen the bad part of them but you  are staying,” Sayangnya, sebagian orang malah takut jika menjalin hubungan asmara.

Mereka yang takut dalam menjalin asmara selalu merasa ada saja sesuatu yang membut mereka sulit berkomitmen. Apa sih alasan seseorang takut berkomitmen dengan pasangan?

1. Kenangan

Tidak peduli seberapa sempurna kita sekarang dan bagaimana bahagia dengan pasangan, akan ada saat-saat ketika kita akan berpikir tentang masa lalu yang menghantui dan hal ini akan menjadi sesuatu yang akan menghentikan kita dari berkomitmen sepenuhnya ke dalam hubungan.

2. Kepercayaan

Masalah kepercayaan ini akan muncul jika kita memiliki masa lalu jelek dengan mantan pasangan. Sampai saat itu, tidak akan ada yang namanya kepercayaan sehingga sulit menghapus masa lalu dan belajar untuk menerima saat ini.

3. Dibatasi

Kita merasa hidup ini dibatasi ketika berada menjalin hubungan dengan pasangan. Jika pasangan memonitor setiap langkah atau menuntut penjelasan untuk setiap hal kecil, maka sudah saatnya kita berpikir untuk ke depannya.

4. Takut kehilangan

Rasa takut kehilangan dapat menghambat kita dari komitmen karena mungkin kita tidak yakin dengan perasaan pasangan. Untuk menghilangkan perasaan itu, bicaralah dengan mereka dan ungkapkan perasaan.

5.Perlu Me Time

Kita takut berbagi me time dengan orang lain dan ini mungkin menahan kita dari keberanian untuk berkomitmen.

6. Takut kehidupan sosial terganggu

Ini adalah salah satu ketakutan terbesar yang kita rasakan. Setelah berada dalam suatu hubungan, kemungkinan berteman dengan lawan jenis akan dibatasi. Jadi, ini juga bisa menahan kita unuk berkomitnen.

 

 

 

Penulis : Rafika Rani / Foto : Tempo.com

Editor : Noviani Widyaningrum

(Dilansir Dari Berbagai Sumber)