Home News Dampak Banjir Ibukota

Dampak Banjir Ibukota

9
0
SHARE

PhotoGrid_1423465964765Diamma.com – Hujan yang terus mengguyur sejak Minggu, 8 Februari 2015 hingga hari ini mengakibatkan terjadinya genangan air di sejumlah daerah di DKI Jakarta. Ruas jalan hingga rel pelintasan kereta api pun mengalami gangguan sehingga menimbulkan beberapa dampak bagi masyarakat.

Salah satunya lalu lintas di sekitar Pluit, Jakarta Utara yang mengalami kemacetan dan mengakibatkan sebuah bus TransJakarta (TJ) tertahan hingga berjam-jam di kawasan tersebut. PT Transportasi Jakarta selaku pengelola TJ mengatakan bahwa halte Central Park hingga Pluit tidak bisa dilalui karena banjir. Akibat kejadian itu, rute bus TJ koridor 9 yang seharusnya Pinang Ranti-Grogol, untuk sementara dipendekan menjadi Pinang Ranti-RS Harapan Kita.

Selain itu, pintu masuk Tol Jatiasih II di Kecamatan Jatiasih, Bekasi juga sempat ditutup dari pukul 07.00 hingga pukul 10.30 WIB karena kemacetan yang terjadi di dalam jalan tol. Tidak sampai disitu, jadwal kereta rel listrik (KRL) juga ikut terganggu seperti di kawasan Kampung Bandan, Sudirman dan beberapa titik lainnya.

Berikut data terakhir lokasi lintas kereta yang mengalami gangguan:

– Perjalanan KRL dari Bogor/Depok Menuju Jakarta Kota serta Jatinegara hanya dapat dilakukan sampai dengan Stasiun Manggarai akibat genangan air yang sudah berada di atas permukaan rel pada Stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Tanah abang.

– KRL relasi Bekasi – Jakarta kota, perjalanan pada lintas tersebut hanya sampai Stasiun Manggarai.

– Genangan air yang sudah menutupi permukaan rel pada Stasiun Tanah Abang juga menyebabkan perjalanan KRL dari lintas Maja/Parung Panjang/Serpong hanya dapat dilakukan sampai Stasiun Palmerah Merah.

Atas kejadian tersebut, PT KAI Commuter Jakarta (KCJ) menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang. Pihak KCJ menghimbau kepada penumpang agar sementara waktu mencari alternatif angkutan lain dahulu, sebab KCJ belum bisa memastikan kapan kereta akan kembali beroperasional secara normal mengingat intensitas hujan yang belum pasti.
Reporter : Kardina Chairunnisa / Foto : kompas.com, detik.com, merdeka.com

Editor : Rachma Putri Utami

(dikutip dari berbagai sumber)